Ads-728

Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

» » » » » #TripToAsean - Calo' Terminal Larkin

"Larkin... Larkin.... Larkin...."
Terdengar suara teriakan dari bapak kenek  (kondektur) yang membuyarkan semua mimipi indah ane selama perejalanan. Alhamdulillah sampai juga, kemudian ane melihat jam di handset (hape) menunjukan pukul 14:27 WIB berati pukul 15:27 waktu setempat. Lalu semua penumpang turun satu persatu, tanpa terkecuali ane yang juga ikut melangkahkan kaki turun dari bus, di luar sudah banyak para calo' rupaya, yang menawarkan keberangkatan untuk ke beberapa Kota tujuan lainya, namun ane lebih memilih cuek dan langsung mencari toilet, karena ada hajat (keperluan) yang harus diselesaikan, hehehe :D 
Suasana Terminal Larkin - Johor Baru Malaysia
"Tandas Awam / Toilet, Bilik Sembahyang, " + Tanda panah ke arah atas. Nah.. ini dia yang ane cari-cari, hehe :) langsung ane menelusuri anak tangga yang ada untuk naik ke lantai atas, ternyata di lantas ini adalah pusat perbelanjaan dan beberapa kedai makanan, tapi berhubung yang lebih terpenting adalah "Tandas Awam" jadi semua itu tak ane hiraukan. he :D Setelah membayar sebesar 30 sen atau 0,30 ringgit ane langsung diberi iznin untuk memasuki ruangan yang ane impi-impikan dari tadi (akhirnya lega sudaaah...). 

Sebelum melanjutkan perjalanan, tak lupa ane mampir ke sebuah ruko seleluler, membeli SIM card GSM lokal untuk memperlancar koneksi dan menghubungi seseorang yang bisa mempermudah perjalanan ane kelak,, hehe :D siapakah gerangan orang tersebut ?? tunggu cerita ane selanjutnya.. :D Setelah melakukan sedikit basa-basi dengan si penjual dengan menggunakan bahasa melayu, akhirnya ane menjatuhkan pilihan dengan kartu DiGi BEST! karena ada bunus 2 hari internet + pulsa 6 Ringgit dengan harga 10.80 Ringgit (Rp. 36.720,- *Kurs 1RM = Rp. 3.400) dan tak lupa ane langsung minta tolong kepada mbaknya untuk mengaktifkan kartu tersebut serta mencobanya di Hape buntut ane.. he :D
Tak berapa jauh dari ruko seluler tersebut terdapat Money Changer, jadi bagi sobat catatan yang ingin mendapatkan uang ringgit bisa menukarnya disini, tapi berhubung ane sudah ada jadi gak perlu lagi mampir ke ruko tersebut dan langsung mencari loket penjualan tiket bus ke arah Melaka. Menurut arahan dari bang Oryza bahwa ane harus mencarai bus Transnasional atau Delima, disamping tangga turun ane melihat loket TRANSNASIONAL, ini dia kayaknya yang menjual tiket ke Melaka, langsung saja ane samperin dan bilang:

"Bang 1 tiket ke Melake"
"Maaf dek.. disini jurusan KL (kuala Lumpur), kalo nak ke Melake loket kat sane" (sambil menunjuk ke arah loket)

Nah apesnya transaksi ini langsung di dengar seorang calo' yang berada di samping, dan dia langsung menawarkan diri untuk mengantar ane langsung ke bus ke arah Melaka.

"Ayo dek abang antar ke bus Melake, tak lame lagi nak berangkat" rayu si abang calo'
Ane gak bisa ngelak lagi, langsung aja mengikuti langkah si abang ini ke arah bus, setelah naik bus dan mendapat tempat duduk si abang calo' minta uang tiket sebesar 35 Ringit.

Ane: "Wah... mahal sangat bang... kalo segitu saye tak nak..."
Calo': "Harga tiket ke Melake segitu dek"
Ane: "Kata temen yang biasa ke Malake 20 ringgit saje"
Calo': "ya sudah adek bayar 25 ringit saje"
Ane: "kalo 20 ringgit jak gimane??, kalo abang tak nak, saya turun saje.." (sambil siap berdiri turun dari bus)

Kemudian si abang mengeluarkan kata-kata yang nggak bisa ane pahami, hanya satu yang terdengar menyebut kata sekek (pelit), lalu ane cueikin dan benar-benar ane turun dari bus, "boodo amat, emang ane pikirin, walau busnya berangakat pasti masih ada bus yang lain.." (pikir ane dalam hati) he :D Lalu si abang calo' dengan berwajah yang nggak enak mendekati ane sambil menyodori tiket bus, "20 Ringit saje" setelah memperhatikan dengan seksama tiketnya dan nyata-nyata tertulis harganya RM 19.00 akhirnya ane memberikan 2 lembar uang 10 Ringgit dan si calo' tersebut langsung balik belakang bersiap mencari mangsa yang lain.. Dan ane langsung naik kembali ke dalam bus, sambil berujar dalam hati "ya sudahlah yang satu ringgit diikhlasi aja.."  he :D


Pukul 16:03 waktu setempat bus Delima yang ane naiki berangkat meninggalkan terminal Larkin menuju Melaka Sentral, karena sepanjang jalannya lumayan boring hanya terlihat hutan dan bukit dikanan-kiri akhirnya ane kembali melanjutkan mimpi seraya tetap tak lupa berdoa agar dipermudah segalanya. 
"Bismillahi tawakaltu 'alallah la haula wala quwwata illa billah.." (Dengan nama Allah, aku berserah diri kepada-Nya, dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya).

Jangan lupa baca juga catatan #TripToAsean Sebelumnya:
«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Siape Saye? Unknown

Terlahir di desa Kuala Secapah, desa kecil yang terletak di pinggiran laut Kalimantan Barat. Hobby memancing, jalan-jalan, dan mencicipi kuliner di berbagai daerah serta mengisi waktu senggangnya di blogsphere. Untuk menambah jalinan silaturrahmi bisa menghubungi di bawah ini

Box Office

Cat-6