Catatan Akhir Pekan | Everyday is Weekend
Keluyuran | Makan | Jalan-Jalan

Ancaman Bagi Orang yang Meninggalkan Puasa Ramadhan



Adakah ancaman Allah SWT. bagi orang yang sengaja berbuka pada bulan Ramadhan tanpa ada udzur syar’i ?
  
Mengenai ancaman bagi orang yang sengaja berbuka puasa di bulan Ramadhan, kita bisa lihat  kutipkan hadits Rasulullah saw. yang berbunyi :

عَنْ أَبِيْ أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ رضي الله عنه قَالَ: سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ: بَيْنَمَا أَنَا نَآئِمٌ أَتَانِيْ رَجُلاَنِ فَأَخَذَ بِضَبُعِيْ فَأَتَيَابِيْ جَبَلاً وَعَرًا فَقَالَ: اصْعَدْ, فَقُلْتُ: إِنَّ لاَ أُطِيْقُهُ فَقَالاَ: سَنُسَهِّلُهُ لَكَ. فَصَعَدْتُ حَتَّى إِذَا كَانَتْ فِيْ سَوَادِ الْجَبَلِ إِذَا بِأَصْوَاتٍ شَدِيْدَةٍ: مَ هَذِهِ الْأَصْوَاتُ؟ هَذَا عَوَآءُ أَهْلِ النَّارِ ثُمَّ انْطَلَقَ بِيْ فَإِذَا أَنَا بِقَوْمٍ مَعَلِّقِيْنَ بَعَرَاقِيْبِهِمْ مُشَقِّقَةً أَشِدَّاقِهِمْ تَسِيْلُ أَشْدَاقَهُمْ دَمًا قَالَ: قُلْتُ: مَنْ هَؤُلَآءِ قَالَ: الَّذِيْنَ يُفْطِرُوْنَ قَبْلَ تَحِلَّةِ صَوْمِهِمْ.

“Dari Abî Umâmah al Bâhilî ra. ia berkata: “aku pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “ ketika aku tidur, datanglah dua orang pria kemudian memegang kedua lenganku, memebawaku ke suatu gunung yang kasar (tidak rata), keduanya berkata: “naiklah”, lalu aku katakan: “aku tidak mampu”. Keduanya berkata: “kami akan memudahkanmu”. Maka akupun naik sampai ke puncak gunung, ketika itulah aku mendengar suara yang sangat keras, akupun bertanya: “suara apakah ini?”, mereka menjawab: “ini adalah teriakan penghuni neraka”. Kemudian keduanya membawaku, ketika aku melihat orang-orang yang digantung dengan kaki di atas, mulut mereka rusak dan robek, darah mengalir dari mulut mereka, aku bertanya: “siapakah mereka?”, keduanya menjawab: “mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum halal puasa mereka (sebelum tiba waktu berbuka puasa”. (HR. an Nasâî dalam al Kubrâ sebagaimana dalam Tuhfatul Asyraf (4/166) dan Ibnu Hibbân (no.1800) dan al Hâkim (1/230) dari jalur Abdurahmân bin Yazîd bin Jâbir dari Sâlim bin ‘Âmir dari Umâmah. Sanadnya shahih).

[Dikutip dari Sifat Puasa Nabi SAW karya syaikh Salîm bin Îed al Hilalî dan syaikh ‘Alî Hasan ‘Abdul Hamîd]


BERBAGI = Menambah REZEKI :

 

Sobat Catatan

Catatan akhir Pekan on Facebook