Ads-728

Cat-1

Cat-2

Cat-3

Cat-4

» » » Muhammadiyah Kalbar Boyong Native Deen ke Pontianak

Pontianak - Pertengahan Ramadan 1432 H akan diramaikan dengan kedatangan grup rapper muslim asal Washington DC, Native Deen, Selasa (16/2) di Auditorium Untan.
Kedatangan grup rapper beranggotakan Joshua Salaam, Naeem Muhammad, dan Abdul-Malik Ahmad ini atas prakarsa Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalbar. “Event ini bagian dari dakwah kultural Muhammadiyah,” ujar DR Ikhsanudin, Sekretaris PWM kemarin (2/8) usai rapat persiapan kedatangan Native Deen.
Ikhsanudin yang juga Ketua Penyelenggaraan kegiatan ini menjelaskan, Native Deen merupakan musik hip-hop yang sebagian besar lagu-lagunya hanya diiringi instrumen perkusi dan sejenis gamelan (xylophone). Lirik-liriknya banyak berbicara tentang nilai-nilai Islam seperti ketauhidan, haji, sabar, tawakkal dan nilai-nilai kemanusiaan yang universal.
“Musik hip-hop yang mudah didengar serta menggunakan bahasa Inggris, grup nasyid ini sangat populer mulai dari negara asalnya Amerika Serikat sampai Eropa, Asia, Afrika dan Timur Tengah. Grup nasyid ini sempat mengadakan konser di Jalur Gaza, Palestina,” ungkap Ihsanudin.
Dosen Bahasa Inggris ini mengatakan, awalannya sebelum kedatangan artis muslim tersebut ke Indonesia, tiga bulan lalu mendapat telepon dari kedutaan Amerika dengan menawarkan artis muslim. PWM mengambil kesempatan di bulan Ramadan untuk mendatangkan dan menyiarkan Islam dari Amerika. Native Deen akan tampil di empat daerah yaitu Jakarta, Pontianak, Surabaya dan Malang.
”Di Pontianak akan tampil pada 16 Agustus di Auditorum Untan. Namun dari tanggal 14, grup tersebut sudah mulai kegiatan. Ada empat kegiatan yang diadakan PWM di antaranya workshop tentang perkembangan Islam di Amerika, kunjungan ke panti asuhan di Tunas Melati, dialog dan yang terakhir konser,” ungkap Ihsanudin.
Kedatangan Native Deen ke Indonesian bertujuan untuk mengenal Negara Islam dan juga budaya yang lebih luas dengan menampilkan alat seadanya yang menjauhi peralatan gitar dan seruling. ”Grup nasyid Islam Amerika ingin mengembangkan hubungan muslim Amerika dan muslim Indonesia, baik tingkah lakunya maupun budayanya,” tambah Ihsanudin.
Dikatakan dia, Nanive Deen memandang umat Islam mempunyai wawasan lebih luas, untuk memandang secara proporsional dan juga bisa hidup berdampingan dengan muslim yang lain dan bisa menghormati umat non muslim yang lain. ”Maka dari itu Native Deen terus mencari ingin mengetahui muslim yang berada di Indonesia yang mayoritas. Tetapi juga bisa menghormati minoritas,” katanya.
Siapa Native deen? Native deen terdiri dari dua kata yaitu "native" dan "deen". Native berarti asli dan deen adalah kosakata Arab yang berarti agama, jadi makna keduanya adalah agama yang asli. Trio penyanyi rapper asal Amerika ini adalah keturunan warga Afrika. (sul)

Sumber: http://www.equator-news.com



«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Siape Saye? Unknown

Terlahir di desa Kuala Secapah, desa kecil yang terletak di pinggiran laut Kalimantan Barat. Hobby memancing, jalan-jalan, dan mencicipi kuliner di berbagai daerah serta mengisi waktu senggangnya di blogsphere. Untuk menambah jalinan silaturrahmi bisa menghubungi di bawah ini

2 komentar

Muhammadiyah Kalbar Boyong Native Deen ke Pontianak
  1. selamat buat pontianak kalau gitu :) pasti sukses besar acaranya ;)

    BalasHapus
  2. Semoga workshopnya tentang perkembangan islam di amerika bisa sukses

    BalasHapus

Box Office

Cat-6